Translate

Wanita-Wanita Sasak yang Penyabar


     Ada satu kisah yang sangat menyentuh hati tentang seorang wanita sasak di Pulau Lombok. Wanita ini memiliki suami yang bisa dikatakan memiliki sederet sifat buruk. Sampailah pada suatu saat sang suami izin untuk pergi merantau ke luar daerah. Dengan sabar hati, wanita ini merelakan kepergian sang suami untuk waktu yang lumayan lama. Beberapa bulan setelah kepergian sang suami, wanita ini sangat merindukan kehadiran suaminya namun ia berusaha untuk terus bersabar menantikan sang suami untuk pulang. Singkat cerita, setelah sang suami tersebut merantau beberapa bulan lamanya, akhirnya ia pulang dari tempat rantauan. Saat tiba di rumah, suami dari wanita ini pulang dalam keadaan mabuk berat. Ia pun tidak membawa sedikitpun uang hasil bekerja di perantauan. Kamudian, wanita ini dengan hati yang begitu kuat seraya berkata;

"Aku tidak masalah dia tidak membawa uang untukku. Aku hanya ingin dia menjadi orang yang baik, tidak mabuk-mabukan walalupun dia tidak memiliki apa-apa untukku. Aku ridho, aku ikhlas”

CAMPUR TANGAN ORANG TUA DALAM MENENTUKAN KESUKSESAN 'ANAK' MANUSIA


   Peran kedua orang tua dalam mensukseskan perjalanan anak-anak mereka sangatlah penting. Tentu ini sangat berpengaruh dari kolaborasi antara keduanya dalam menentukan kesuksesan anak-anaknya. Namun pesan moril terkadang tidak disamapaikan oleh keduanya. Ada kalanya orang yang sukses dilatarbelakangi oleh salah satu pengaruh dari keduanya, entah pengaruh Ayah ataupun seorang Ibu.


PERENCANAAN LUAR BIASA ALA ‘BUNDA’

       Siang ini tubuh saya terasa lelah, semangat juang yang tiba-tiba dwon dan langkah kaki yang tiba-tiba menjadi lunglai. Entah kenapa hal itu bisa terjadi, mungkin karena beberapa aktifitas yang akhir-akhir ini sangat menyibukkan badan. Hingga muncullah satu ide untuk mampir di PKL yang menjual beranekamacam buah-buahan. Entah karena iseng atau hanya sekedar ‘ingin’ memakan buah-buahan, hari ini saya memutuskan untuk membeli buah. Hanya berbekal Rp. 4.000,00 saya membeli beberapa potongan buah, yaitu dua buah potongan buah Nanas, dua potong buah Melon, dan dua potong buah Semangka. Setelah sampai di Kosan, saya menikmatinya dengan ‘ngah-ngahan’, mungkin karena faktor kehausan juga.

MELEBUR KUTUKAN DENGAN KUTUKAN

Ini part yang menarik untuk saya tulisakan. Sudah lumayan lama mengendap di dalam pikiran saya tentang sebuah kutukan yang dilebur oleh kutukan. Artinya, suatu kutukan akhirnya kalah dengan kutukan yang lainnya. Kok kejadian ini bisa terjadi?. Bisa saja gan. Namun, semua pendapat yang ada pada tulisan ini hanya bersifat asumsi. Dengan kata lain hanya sebagai candaan namun masuk akal juga siii…

PERUBAHAN DEMI PERUBAHAN HINGGA PIJAKAN YANG KE 21 TAHUN


“Waktu terus mengalir bak tetesan air hujan dari atas awan, menggerus usia seorang manusia tanpa henti. Perlahan demi perlahan, gerusan itu akan sampai pada posisi dimana kita berdiri sekarang. Hingga pada akhirnya kita akan terjatuh untuk selama-lamanya dari atas dunia. Setelah kemusnahan itu kita rasakan, apa yang sudah kita perbuat untuk mereka yang masih berada jauh dibelakang sana?. Apakah hanya satu nama? Apakah hanya sebuah cerita? Atau hanya tetesan tangisan air mata?. Tentu tidak hanya itu. Jika usia kita tak sepanjang kehidupan, maka sambunglah ia dengan peradaban yang telah membuat dan merubah kehidupan manusia menjadi lebih baik. Itulah cita-cita sesungguhnya itu”. 

BACA JUGA

Islam: Way Of Life

Oleh: Muh. Hasan Suryawan Saat kita mendengar kata islam, maka yang terpikirkan dalam benak kita adalah salah satu agama yang menjadi ke...